Banyak pertanyaan kecil yang butuh jawaban yang besar , setiap harinya mungkin timbul ratusan pertanyaan dari dalam hati.
Untuk siapakah aku hidup?
Mengapa aku harus bekerja untuk kamu?
Tidak bisakah aku membangun kebebasanku sendiri?
Mengapa harus ada hari ,bulan , tanggal dan tahun?
Mau kemana aku setelah kematianku?
Bagaimanakah kehidupan mereka di alam sana setelah tidak di dunia lagi?
bagaimana ku harus menentukan antara rebirth dan reinkarnasi?
kenapa aku ngga bisa tidur jika malam telah tiba?
kenapa aku ngga punya jawaban , atas semua pertanyaan pertanyaan konyol ini?
Untuk siapakah aku hidup?
Mengapa aku harus bekerja untuk kamu?
Tidak bisakah aku membangun kebebasanku sendiri?
Mengapa harus ada hari ,bulan , tanggal dan tahun?
Mau kemana aku setelah kematianku?
Bagaimanakah kehidupan mereka di alam sana setelah tidak di dunia lagi?
bagaimana ku harus menentukan antara rebirth dan reinkarnasi?
kenapa aku ngga bisa tidur jika malam telah tiba?
kenapa aku ngga punya jawaban , atas semua pertanyaan pertanyaan konyol ini?
ya rabb ya rahman ya rahim ,setelah 4 hari aku dalam keadaan sakit , ku berpikir bersama bunyi detak jam ,apakah aku "hidup"?? hidup di antara kehidupan yang berlalu melewati setiap hela nafas,hidup di antara kehidupan yang melewati bunyi bunyian? seperti apakah sebenarnya "hidupku" ini?? ,mengapa ku tak punya rambu seperti mereka,mengapa ku tak punya penunjuk jalan seperti mereka?? tapi aku juga tak merasa sesat ,aku tak merasa asing , aku tak lantas menjadi autis ,bahkan aku yakin , seyakin aku meyakini adanya KAMU di dalam diri , bahwa inilah diriku yang sesungguhnya yang berjalan di atas kebenaranku , tapi sombongkah aku , jika aku mengatakan inilah diriku? inilah kebenaranku??karena yang namanya aku , belum tentu sama seperti dengan mereka dan kalian.
Bisa saja aku menjadi aku yang seperti kamu dan mereka, tapi bisa saja aku menjadi aku yang tak sedikitpun sama dengan kamu dan mereka.dualitas telah membelah belah seisi jiwa , hati , dan pikiranku . hati yang di selimuti oleh pikiran , satu persatu menjadi dinding berlubang di tiap tiap lapisannya , tak lain hanya untuk melihat ada apa di hati kecil ini??Lantas mau ku apakan "hidupku" yang sedang berjalan di antara putaran putaran kehidupan ?? aku masih belum tau jawabannya........
ku menulis dalam gelisah , ku menulis karena gundah , semoga kamu setelah membaca ini tidak langsung menjadi gelisah dan gundah.
semoga bermanfaat.
regards
key ELgibran
Bisa saja aku menjadi aku yang seperti kamu dan mereka, tapi bisa saja aku menjadi aku yang tak sedikitpun sama dengan kamu dan mereka.dualitas telah membelah belah seisi jiwa , hati , dan pikiranku . hati yang di selimuti oleh pikiran , satu persatu menjadi dinding berlubang di tiap tiap lapisannya , tak lain hanya untuk melihat ada apa di hati kecil ini??Lantas mau ku apakan "hidupku" yang sedang berjalan di antara putaran putaran kehidupan ?? aku masih belum tau jawabannya........
ku menulis dalam gelisah , ku menulis karena gundah , semoga kamu setelah membaca ini tidak langsung menjadi gelisah dan gundah.
semoga bermanfaat.
regards
key ELgibran

1 komentar:
The duly answer
Posting Komentar
Engga usah meninggalkan jejak , kecuali yang terbaik