Menjauhlah jika seorang lelaki menyakiti mu di tengah malam dan membuat mu bersedih di siang hari karena ia tidak pantas untuk mu.
Kamu pantas mendapatkan kenyamanan ketika kamu bertemu lelaki mu. Lelaki mu adalah ia yang wajahnya selalu terpantul di genangan bola mata mu. Ketika kamu bertatapan dengan lelaki mu itu, kamu akan merasakan udara yang hangat.
Betapa indahnya dunia jika kau sedang duduk bersebalahan dengan lelaki mu. Kau akan temukan ragam bunga yang harum di balik sosok lelaki mu itu. Coba kau rasakan betapa amannya diri mu ketika kamu menyandarkan keluh mu di pundaknya.
Aku, yang saat ini sendiri di sini, belumlah menjadi lelaki mu. Tapi kamu akan melihat, di balik matahari dan bulan yang terus berganti, aku akan melangkah. Hingga aku bisa berada di depan mu dan menjadi lelaki mu secara terhormat. Sehingga aku bisa berkata dengan tegas,
“Akulah lelaki mu”.


0 komentar:
Posting Komentar
Engga usah meninggalkan jejak , kecuali yang terbaik