Mencapai kesadaran melalui pengetahuan sejati , kata kata dari krishna yang sampai saat ini masih membayangi pikiran dan hatiku , aku sadar aku hanya rembulan dari sang bulan ,aku hanya gelombang dari sang lautan ,aku hanya temaram dari sinar,aku hanya mentari dari sang matahari,dan aku hanya bayangan yang tak bersubstansi.

Kata kata itu terus membuatku semakin jatuh rindu , ibarat rembulan ku selalu merindukan sang bulan , ibarat gelombang ku selalu merindukan lautan. wahai krishna krishna masa kini , bantulah aku memikul palang kerinduan ini.

Bila malam tiba , ku tak bisa tidur hanya karena kata kata itu , cari dan terus ku mencari ,ada apa gerangan di balik cahaya bulan ,ada apa di lautan ,dan ada apa diteriknya matahari ? . pertanyaanku tak akan pernah ada habisnya .

Angin berbisik memutar bak beliung di telinga ,tapi sangat halus aku rasakan , inikah bahasa MU wahai angin? pohon dan semak bergoyang kekanan dan ke kiri seolah menunduk dan malu malu menyapa ,inikah sikap MU wahai alam? di keramaian jalan jalan desa dan kota semua orang dan binatang berkata tapi seolah hanya satu suara dan indah , wahai semesta inikah persatuan MU??.

Aku berpikir tapi seperti kosong , aku melihat tapi semua "sama" dan "indah" ,aku merasa penuh tapi kosong ,aku berkehendak tapi tak punya keinginan ,inikah AKU yang "baru"??.jangan....jangan sampai mulut dan lidahku mengakui NYA bahwa aku adalah ....
ku tatap cermin ,inilah AKU tapi tak akan pernah aku sebut bahwa itu AKU.

Pengetahuan sejati telah membuat keyakinanku menjadi berlipat dan dahsyat ,tapi sekarang ke manakah semuanya ? kenapa aku seperti merosot jauh dan sangat sangat jauh. padahal ku ingin sampai di puncak dan tak ingin turun dan terlahir kembali.

wahai krishna krishna masa kini , kerinduan ini bangkit kembali untuk mencari MU yang sebenarya tak pernah hilang , karena aku ada di salah satu ruang MU,ada di dalam MU. atau mungkin semua memang berputar seperti dari tidak ada,kemudian ada,tidak ada lagi,ada lagi,dst....atau seperti dari tidak mengerti ,menjadi mengerti,kemudian tak mengerti lagi,mengerti lagi dst.....tidak bisakah ini konstan bersama kehidupanku kali ini bersama alam semesta yang ku tatap setiap hari??.

Betul ,dunia ini panggung sandiwara dan pasti punya sang sutradara , peranku akan terus ku mainkan sebaik mungkin , sampai aku tak mendapat peran lagi. Tapi ,satu kerinduanku ,kurindu pada teman teman dan masa masa lampau seperti itu......satu yang aku tau ,aku kembali seperti ikan di samudera yang mencari air , hanya bedanya ku sadar banyak air di sekelilingku tapi mengapa aku tak bisa merasakan dingin NYA , sentuhan lembut NYA ,dan riak riak NYA.

Ku berpijak kembali pada anak tangga pertama ,dualitas ini harus aku lampaui , hingga menjadi pengetahuan sejati dari sekian banyak yang telah aku alami.

RASA INI HANYA RASA ,KATA INI HANYA KATA,TAK ADA MAKSUD DAN TUJUAN ,BIARKAN AKU BEBAS MENGUNGKAPKAN RINDU INI ,JANGAN DI PIKIRKAN DAN MENJADI PEMBAHASAN ,KARENA JIWA JIWA YANG RINDU TAK AKAN BISA MENJELASKAN INI.APALAGI DIRIKU YANG HANYA REMBULAN DARI SANG BULAN.