1 Mei yang berirama tanpa suara  

1 Mei adalah dia yang terus hidup dalam jiwa

1 Mei di mana semua kata di tenggelamkan oleh sang rasa

1 Mei layaknya ku kibarkan bendera warna kita


1 Mei ku berseru sesuatu yang mulai tumbuh

1 Mei yang tumbuh kini mulai kau tunggu

1 Mei telah ribuan kali berlalu 

1 Mei yang pernah berlalu mengusaikan pencarian panjangku


1 Mei katanya hari buruh 

1 Mei katanya banyak debu pendemo yang menyeru 

1 Mei katanya jalanan sesak dan penuh 

1 Mei ..... nyatanya cuma ada kamu dan aku 


1 Mei katanya rame orasi bergemuruh

1 Mei identiknya dengan kritik yang riuh 


Nyatanya .... 

1 Mei adalah cerita baru 

1 Mei yang pernah berlalu kembali bersatu

1 Mei adalah kita yang mendekap dalam satu kalbu dan rindu

1 Mei telah menciptakan kamu untukku